Viral Video Bapak Memarahi Kasir Indomaret . Joshua Suherman: Didik Anak Orang Jadi Jobdesk Kasir Indomaret?


Joshua Suherman (Foto: Instagram @jojosuherman)

jabarnetwork.com, Mantan penyanyi cilik Indonesia, Joshua Suherman ikut berkomentar terkait video viral seorang bapak yang komplain sambil marah ke pegawai Indomaret gara-gara anaknya dibiarkan membeli voucher game online Rp800 ribu.

Joshua Suherman merasa heran atas sikap bapak yang memarahi kasir Indomaret tersebut.

Alih-alih memarahi atau menasihati anaknya sendiri, sang bapak justru melampiaskan amarah atas perilaku anaknya kepada kasir Indomaret.

Joshua mengatakan, apakah pegawai indomaret salah satunya kasir memiliki tugas lain yakni, mendidik anak orang lain.

Dalam hal ini mendidik anak agar tidak membeli voucher game online.

“Kenapa mendidik anak orang jadi jobdesk kasir Indomaret? tanya Joshua dalam cuitan di Twitter @jojosuherman yang dikutip JBN, Bandung, Rabu 12 Mei 2021.

Tak lama berselang, netizen pun turut menimpali cuitannya Joshu Suherman. Salah satu diantaranya;

“Kesimpulannya, ngedidik anak itu lebih sulit daripada ngebikin anak. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya,” cuit @OdnielAisen.

Ada juga netizen yang menasihati si bapak sebaikya menggunakan aplikasi Google Family Link.

“Kan ada namanya Google Family Link, fungsi aplikasi ini bisa mengontrol perangkat anak kita. Bisa mematikan jarak jauh, atur timer, bisa melihat riwayat aplikasi, bisa frezee hp-nya, dan masih banyak,” kata @anasadani11.

Ada juga netizen yang berkomentar menyindir. Seperti komentar dari pemilik akun @ArafatJuan.

“Niatnya mempermalukan orang lain, malah dia mempermalukan diri sendiri,” kata @ArafatJuan.

Sebelumnya, viral video yang memperlihatkan seorang bapak komplain sambil marah kepada karyawan minimarket Indomaret di  media sosial,salah satunya di Twitter dan Instagran.

Bapak tersebut marah lantaran anaknya yang masih kelas 6 SD dibiarkan, tetap dilayani saat membeli game online sebesar Rp800 ribu.

Bukannya memarahi sang anak karena kelakuannya tersebut. Sang bapak dalam video tersebut justru komplain sambil marah dan menyinggung soal perlindungan konsumen, terlebih konsumen anak di bawah umur.

Hingga mempertanyakan peraturan Indomaret terkait peratuan pembelian game online untuk konsumen, khususnya konsumen usia anak kelas 6 SD.

Tak berhenti disitu, sang bapak yang tak terima duitnya Rp800 ribu dibelikan game online oleh sang anak, si bapak dalam video tersebut lantas meminta pertanggungjawaban ke kasir Indomaret.

“Delapan ratus ribu itu gak wajar buat game online. Sekarang gini, perlindungan konsumen ini dimana. Tahu gak kalian, dewasa gak kalian,” tanya sang bapak kepada kayawan Indomaret dalam video yang diunggah @ndagles dikutip JBN, Bandung, Rabu 12 Mei 2021.

“Ada peratuan Indomaret bahwasanya anak dibawah umur diperbolehkan beli game online Rp800 itu diperbolehkan? Ada peraturan tertulisnya? Bisa saya lihat. Ada gak batasannya,” tanya si bapak kepada pegawai Indomaret.

Dalam video tersebut, pegawai Indomaret tersebut pun hanya bisa pasrah dan menjawab “saya hanya menjalani sesuai peraturan Indomaret. Peraturan tertulisnya enggak ada, cuma kan, kami tugasnya hanya melayani. Gak ada batasannya (batasan aturan pembelian game online).” jawab pegawai Indomaret[]

Leave a Reply