Tips Buat Design Kamar Anak yang Nyaman dan Bikin Betah

Desain kamar anak. Sumber: PIXABAY

jabarnetwork.com, Desain kamar untuk anak tentu berbeda dengan orang dewasa, baik dari pemilihan furniture, seprai atau alat tidur lainnya. Bahkan peletakkan furniture dan warna cat pada ruangan hingga pemilihan sudut-sudut dalam kamar pun harus diperhatikan demi kenyamanan dan keamanan anak.

Fungsi kamar bagi anak, tidak hanya sebagai ruang istirahat. Namun, difungsikan juga untuk mendukung anak dalam berkreatifitas tanpa batas, dan yang dapat mendukung anak dalam berimajinatif dan berkreasi.

Lalu, bagaimana cara mendesainnya? Berikut ulasannya.

1. Perhatikan Sistem Sirkulasi Udara dan Pencahayaan

Menurut Sissy Prima Laila, Freelance Desainer Interior, dalam mendesain kamar anak terutama pada usia TK hingga SD. Hal yang harus diperhatikan adalah aspek kebersihan, sistem sirkulasi udara hingga intensitas cahaya yang masuk ke dalam kamar anak.

“Karena pada usia TK dan SD daya tahan tubuh mereka masih sedang tumbuh dan berkembang pesat. Maka, kamar untuk mereka pun harus disesuaikan dan yang menjadi hal utamanya adalah kebersihan, sirkulasi udara dan intensitas cahaya,” tuturnya, Bandung saat dihubungi dari Jakarta, Minggu, 14 Februari 2021.

Selain itu, tips lainnya;

2. Pilihalah Warna Pada Cat Tembok, Furniture dan Aksesoris yang Cocok untuk Anak

Pada dasarnya warna apapun bisa diterapkan untuk kamar anak, karena dunia anak-anak memang penuh warna. Maka, sebaiknya, diperkenalkan dengan berbagai jenis warna dengan komposisi seimbang.

Seperti aplikasi pada warna cat temboknya, pada furniture-nya atau pilihan aneka warna pada seprai dan sarung bantal gulingnya. Hingga memilih berbagai aneka warna untuk aksesoris kamar anak baik untuk anak laki-laki atau pun perempuan.

3. Tata Letak Furniture Harus Aman

Lalu, untuk peletakkan furniture pun harus dipastikan aman dan efisien bagi anak. Sehingga, ruang gerak anak tidak akan terlalu dibatasi oleh adanya furniture. Selain itu, perhatikan juga untuk sudut-sudut tajam dari furniture itu.

“Pastikan aman dan tidak sampai melukai anak-anak saat mereka sedang bermain,” katanya.

4. Pintu dan Jendela Harus Aman

Kemudian, tips lainnya adalah pastikan  pintu dan jendela hingga lemari pakaian atau lemari tempat mainan aman diberikan pengaman. Sehingga, aman baik saat dibuka maupun ditutup anak.

5. Finishing Furniture Harus Aman

Selanjutnya, pastikan finishing furniture aman untuk anak terutama tidak berbau menyengat, dan tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya serta permukaan pada furniture pun sebaiknya tidak kasar.

“Ini yang biasanya luput dari orang tua, karena banyak finishing furniture yang berbau menyengat apalagi yang masih baru dikerjakan,” ujar dia.

6. Pastikan Sirkulasi Udara Lancar

Ia pun mengingatkan soal sirkulasi udara untuk kamar anak. Sebaiknya pilihlah ruangan yang berjendela satu atau dua sebagai salah-satu jalan masuknya udara ke kamar.

7. Simpanlah Benda-Benda Kesayangan Anak dengan Rapi

Sebaiknya benda-benda kesayangan anak disimpan didalam kamar mereka dengan rapi supaya anak nyaman dan senang berada dikamarnya.

“Namun, jangan sampai berlebihan atau terlalu padat penuh dengan barang-barang dan pernak-pernik. Jadi sulit dibersihnkan, dan sebaiknya benda-benda kesayangan anak pun diletakkan dalam jangkauan mereka. Jikaperlu dipasang pengaman pada storage-nya,” ujar dia[]

Leave a Reply