Tingginya Angka Kemiskinan, Pengangguran di Kab Karawang Dikritik DPRD Jabar

Anggota Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jawa Barat Ihsanudin .

jabarnetwork.com, Anggota Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jawa Barat Ihsanudin mengkritisi tingginya angka kemiskinan, terutama angka pengangguran di Kabupaten Karawang.

“Ironi, Kabupaten Karawang daerah industri dan pertanian tapi angka pengangguran dan kemiskinannya masih tinggi,” keluh dia dalam keterangan tertulisnya yang diterima jabarnetwork.com di Bandung, Senin 2 November 2020.

Padahal lanjut Ihsanudin mengatakan, jumlah pabrik atau perusahaan di Kabupaten Karawang cukup banyak sekitar 1.586. Kenapa tidak mampu menyerap tenaga kerja? Kemudian, volume APBD 2020 Kabupaten Karawang cukup tinggi sekitar Rp4,7 triliun, tetapi kenapa anggaran tersebut tidak mampu mensejahteraan masyarakatnya. Angka kemiskinan di Kabupaten Karawang masih tinggi.

“Sebelum pandemi saja, angka pengangguran di Kabupaten Karawang mencapai 180 ribuan, terbanyak adalah pengangguran terbuka. Padahal potensi industri yang ada di Kabupaten Karawang cukup tinggi, hanya  selama ini tidak diperhatikan pimpinan daerahnya,” kata dia.

Ihsanudin pun mempertanyakan keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dalam  menangani pengangguran dan kemiskinnan di Kabupaten Karawang. Sebab, menurutnya kalau  Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang tidak serius menangani permasalahan pengangguran dan kemiskinan. Hal tersebut bakal menganggu perekonomian daerah, mengingat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karawang ditopang konsumsi masyarakat.

“Masalah pengangguran dan kemiskinan harus menjadi perhatian semua pihak, dapat membahayakan perekonomian. Maka harus dilakukan pencegahan atau paling tidak mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang ada. Hal ini dapat dilakukan dengan kerjasama pemerintah, lembaga terkait, pengusaha, instansi dan masyarakat,” pinta dia.

Apalagi saat ini industri sudah banyak menggunakan teknologi mesin, sehingga kebutuhan terhadap tenaga kerja sedikit. Dampaknya pencari kerja semakin sulit. Perlu ada kebijakan baru dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

“Saya pun meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang lebih update angka penganggurannya, setiap tahunnya harus update. Update dari tahun ke tahun dengan kondisi nyata di lapangan,” tegas dia.

Selain itu, Ihsanudin pun meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang memudahkan modal usaha sehingga akan lebih banyak UMKM yang secara otomatis akan menyerap tenaga kerja, dan harus ada pelatihan kerja untuk para pencari kerja, terutama pelatihan membuka usaha mandiri[]

Leave a Reply