Tengku Zulkarnain Sindir Zaskia Mecca, Singgung Proyek Larangan Toa Masjid


Tengku Zulkarnain (Foto: instagram @tengkuzulkarnain)

jabarnetwork.com, Tengku Zulkarnain ikut angkat bicara terkait kritik Zaskia Adya Mecca yang mengecam cara membangunkan sahur dengan berteriak menggunakan toa masjid.

Ia mengatakan, tradisi membangunkan sahur dengan toa masjid sudah menjadi tradisi Islam Nusantara.

“Tradisi membangunkan sahur dan toa masjid itu tradisi Islam Nusantara. Ada yang berani membrangusnya? Hehe,” tutur dia dalam cuitan di twitter yang dikutip jbn di Jakarta, Sabtu  24 April 2021. 

Tengku Zulkarnain pun merasa heran,  mengapa saat ini penggunaan toa masjid dipermasalahkan. Padahal pada zaman penjajahan toa masjid tidak dipermasalahkan.

“Zaman Presiden Soekarno juga ok saja. Zaman Pak Harto tidak masalah. Zaman Prof. Habibie, Gus Dur, Ibu Mega, dan Pak SBY, toa masjid aman saja. Zaman ini mulai dipersoalkan. Ada apa? Siapa mereka itu? Nging nging nging,” kata dia.

Ia membandingkan penggunaan toa masjid ditempatnya yang hanya digunakan untuk azan, iqomat, mengaji, shalat pakai mic dalam, dan membangunkan sahur pun hanya 1 menit dan tidak menjerit-jerit di waktu subuh (03.30 WIB).

Lain halnya  di Jawa Timur dan lain-lain (daerah lain) menggunakan toa masjid untuk membangunkan sahur tersebut sudah tradisi

“Di masjid saya, Masjid Rafiuddin di Medan. Mic hanya untuk azan dan iqomar. Mengaji, sholat pakai mic dalam saja. Membangunkan sahur satu menit saja dan tidak jerit-jerit pukul 03.30 WIB Subuh,” ujar dia.

Tengku Zulkarnain Sebut Indonesia Mau Dibuat Kayak Singapura

Tengku Zulkarnain curiga polemik toa masjid ini ada kaitannya dengan proyek larangan toa masjid yang sebelumnya pernah muncul, tetapi dibatalkan karena banyaknya perlawanan dari kelompok umat Islam.

Dirinya curiga, polemik toa masjid terkait upaya Indonesia yang akan dibuat seperti singapura yakni, penggunaan mic dalam untuk azan (dan lain sebagainya).

“Proyek melarang toa masjid nampaknya mulai dilanjutkan lagi. Setelah satu putaran yang lalu gagal karena dilawan kaum musliman. Ujungnya NKRI dibuat kayak Singapura. Azan hanya pakai mic dalam. Ada kaum muslimin yang tergiut ikut proyek pelarangan toa masjid? Saya kontra,” ujar dia.

Sebelumnya, Zaskia Adya Mecca mengkritik cara membangunkan sahur lewat toa masjid di lingkungan rumahnya.

Kritikan tersebut ia unggah di instragram pribadinya @zaskiaadymecca hingga akhirnya trending.

Dalam unggahannya, Zaskia menilai cara membangunkan sahur tersebut sangat mengganggu, tidak etis ditengah kondisi lingkungan yang beragam agamanya.

“Cuma mau nanya ini bangunin model gini lagi hits katanya? Trus (terus) etis ga (tidak) si pake (pakai) toa masjid bangunin model gini (begini)? Apalagi kita tinggal di Indonesia yang agamanya pun beragam. Apa iya dengan begini jadi tidak mengganggu yang lain, tidak (yang tidak) menjalankan sahur? tutur dia dalam unggahannya di instagram pribadinya @zaskiaadymecca.

“Beneran bingung ini masjid dekat rumah, pas ku (aku) aga (sedikit) kaget-kaget denger di hari pertama, lingkungan pada bilang lagi hits bangunin (membangunkan) model gitu,” ucap dia.

Saking kesalnya Zaskia, dalam unggahan tersebut terdengar suara Zaskia yang mengatakan “ ampun kalau deket (dekat) aku lempar sandal,” ujar dia.

Dalam unggahannya tersebut, Zaskia pun sempat bertanya kepada para netizen “buat kamu gmn (bagaimana)? Apa aku yang terlalu serius?,” tanya Zaskia[]

Leave a Reply