Pusat Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah Subang Bagi-Bagi Hadiah Untuk 6 Warga Subang yang Taat Pajak


Kepala Pusat Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah (P3DW) Subang Lovita (tengah) (Foto: Humas Pusat Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah (P3DW) Subang)

jabarnetwork.com, Pusat Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah (P3DW) Subang bagi-bagi hadiah kejutan berupa souvenir dan alat elektronik.

Hadiah diberikan untuk 6 wajib Pajak Kendaraa Bermotor (PKB) yang telah membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

Menurut Kepala Pusat Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah (P3DW) Subang, Lovita program bagi-bagi hadiah ini sebagai bentuk apresiasi bagi wajib Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang telah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

Apalagi ditengah kondisi pandemi Covid-19, dan suasana libur lebaran. Kesadaran masyarakat Subang dalam membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu patut diapresiasi.

“Kesadaran masyarakat ini patut kami apresiasi, mereka sadar dan taat pajak dengan memanfaatkan kemudahan membayar pajak kendaraan JBN, Bandung, Rabu 19 Mei 2021.

Pemberian apresiasi ini lanjut Lovita mengatakan, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terhadap kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor secara non tunai dengan e-Samsat melalui aplikasi Sambara.

E- Samsat Jabar memberikan banyak keuntungan serta kemudahan, pembayaran yang dilakukan langsung oleh pajib Pajak (WP)  via ATM atau mobile banking.

“Dan diharapkan dapat menghindarkan percaloan, menghilangkan korupsi penerimaan pajak, ketepatan perhitungan pajak yang akan dibayarkan, serta tentunya memberikan kenyamanan bagi para wajib pajak,” kata Lovita.

Pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui E-Samsat ini bisa dilakukan di lebih dari 38.000 jaringan ATM-ATM Bank yang telah bekerja-sama di seluruh wilayah Indonesia.

“Untuk mekanisme cara pembayarannya sendiri cukup mudah dilakukan, wajib pajak hanya perlu mendatangi ATM terdekat atau melalui mobile banking untuk membayar pajak kendaraannya,” jelas dia.

Syaratnya mudah, kendaraan tidak dalam status blokir, memiliki nomer seluler yang aktif bila meminta kode bayar, memiliki rekening tabungan dan kartu ATM atau mobile banking Bank BJB, BNI atau BCA.

“Pembayaran hanya untuk kendaraan daftar ulang satu tahunan, dan WP adalah perseorangan,” ujar dia.

“Adanya fasilitas pembayaran PKB online tentunya akan memudahkan masyarakat dalam mengurus pajak kemasyarakat tidak perlu lagi mengantri dan menunggu lama di Samsat,” ucap dia.

Hal ini juga dapat membuat masyarakat tidak lagi telat dalam membayar PKB. 

“Jadi, dengan adanya kemudahan ini, jangan lupa untuk membayar pajak kendaraan Anda ya,” ujar Lovita.

Setelah, selesai melakukan pembayaran pajak, pemilik kendaraan diberikan waktu selama 30 hari dari waktu pembayaran untuk melakukan pengesahan STNK.

“Kalau pembayaran pajak kendaraan melalui e-Samsat pemilik kendaraan masih harus datang ke Samsat untuk melakukan pengesahan, batas waktunya 30 hari dari pembayaran,” kata Lovita.

Lovita pun menyarankan, di tengah pandemi Covid-19 ini pemilik kendaraan memanfaatkan pembayaran pajak secara daring sehingga tidak perlu datang ke kantor Samsat induk.

Hal ini salah satunya untuk mencegah adanya kerumunan guna menekan penyebaran virus Corona.

Pembayaran pajak secara online lebih disarankan, dan alternatif untuk membayar pajak di gerai-gerai Samsat yang sudah ada, yakni di Pagaden, Kasomalang, Kalijati, Ciasem, Dangdeur, dan Pamanukan. Jadi tidak perlu datang ke kantor Samsat[]

Leave a Reply