Program Rutilahu Banyak Dikeluhkan, Eryani Sulam Pertanyakan Kinerja Disperkim Jabar

Komisi IV DPRD Jawa Barat saat bersama mitra komisi.

Jabarnetwork.com,  Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat dari Fraksi Nasdem Persatuan Indonesia Eryani Sulam mempertanyakan kinerja dinas yang mengurusi Rumah Tidak Layak Huni atau Rutilahu yakni, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jabar.

Lantaran kata Eryani Sulam,  banyak masyarakat salah satunya di Indramayu dan Kabupaten serta Kota Cirebon banyak mengeluhkan soal program Rutilahu.

Salah satu keluhan yang diterima Eryani Sulam diantaranya; syarat wajib memiliki dana talangan yang dinilai masyarakat kurang mampu sangat memberatkan, anggaran Rutilahu perunit yang hanya Rp17,5 juta dinilai tidak mencukupi ditengah harga bahan bangunan kian melonjak tinggi.

Belum lagi keluhan kurangnya kuota penerima bantuan Rutilahu ditengah masih banyak masyarakat tidak mampu yang tinggal di rumah tidak layak huni.

“Saya banyak menerima aspirasi sekaligus keluhan dari masyarakat selama reses kemarin. Salah satunya soal Rutilahu. Mulai dari syarat yang memberatkan, anggaran dan kuota serta masalah lainnya,” tutur Eryani Sulam saat dihubungi dari Jakarta, Senin, 13 Desember 2021.

Mengingat banyaknya keluhan soal Rutilahu tersebut, Eryani Sulam berjanji akan segera memanggil Disperkim Provinsi Jabar dan menanyakan permasalahannya, terutama soal syarat dana talangan bagi penerima bantuan program Rutilahu.

“Saya akan panggil Disperkim Provinsi Jabar yang merupakan  mitra Komisi IV. Masalah Rutilahu ini akan dibahas di Komisi IV,” KATA Eryani Sulam. ***

Leave a Reply