Pengamat: AHY Dikudeta Tak Bakal Jadikan Demokrat Partai Gurem

Pengamat politik Ujang Komarudin.

jabarnetwork.com, Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, isu kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak akan menurunkan elektabilitas Partai Demokrat. Apalagi menjadikan partai berlogo mercy ini masuk dalam deretan partai gurem.

Isu kudeta AHY ini bahkan mampu mendongkrak popularitas, elektabilitas AHY dan Partai Demokrat dengan cara cerdik yang dilakukan Agus Harimurti Yudhoyono setelah dirinya mengetahui ada ancaman kudeta.

“Isu kudeta ini tentu sangat berpengaruh terhadap elektabilitas, popularitas AHY dan Partai Demokrat. Tapi bukan menurunkan, justru sebaliknya meningkatkan. Isu ini sangat menguntungkan AHY dan Partai Demokrat,” tuturnya saat dihubungi dari Bandung, Jumat 5 Februari 2021.

Menurut Ujang Komarudin, cara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang langsung menyurati Presiden Joko Widodo untuk meminta klarifikasi isu kudeta yang diduga kuat melibatkan pejabat tinggi di lingkaran Jokowi, dan mengungkapkan upaya kudeta partainya ke publik dinilai strategi yang sangat cerdik untuk membalikkan keadaan. Senjata kudeta yang digunakan lawan politik untuk menyerang dan menggulingkan AHY dan Partai Demokrat mampu dimanfaatkan AHY dengan baik. Sehingga AHY dan Partai Demokrat justru diuntungkan bukan dirugikan.

“Isu kudeta ini bisa dimanfaatkan AHY dan Partai Demokrat yang akhirnya mereka mendapatkan banyak simpatik publik. Tapi, bukan berarti isu kudeta ini sengaja diciptakan AHY dan Partai Demokrat atau disebut dengan strategi victim playing atau self victimization. Saya melihat isu kudeta ini memang benar ada, tetapi AHY dan Partai Demokrat mampu membaca dan memanfaatkan isu kudeta ini,” kata dia.

Artinya lanjut Ujang Komarudin mengatakan, kudeta ini bukan rekayasa AHY atau Partai Demokrat. Isu kudeta ini atau upaya perebutan paksa pucuk pimpinan Partai Demokrat oleh pesaing politik AHY dan Partai Demokrat ini memang ada.Salah satu motifnya, tak jauh dari kepentinga Pilpres 2024. Ada yang ingin menggunakan Partai Demokrat sebagai kendaraan politik untuk maju di Pilpres 2024, dan bisa juga AHY sebagai ancaman karena ada potensi bisa maju di bursa Capres atau Cawapres dan motif politik lainnya.

“Sehingga tak heran isu kudeta ini menyerang AHY dan Partai Demokrat. Apalagi posisi Partai Demokrat saat ini adalah oposisi, kontra terhadap pemerintah. Sehingga ada kekhawatiran bagi parpol yang saat ini berkuasa,” ucap dia []

Leave a Reply