Pelayanan Publik di Kota Bandung Didorong Terintegrasi Data

JABARNETWORK|BANDUNG –Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengintruksikan seluruh perangkat daerah menghadirkan pelayanan publik terintegrasi dengan data terpadu.

Pelayanan publik terintegrasi dinilai memudahkan, aman, cepat dan birokrasi lebih kredibel, transparan, dan hal tersebut sesuai dalam penerapan konsep kota cerdas (smart city) Kota Bandung

“Smart city itu ujungnya perubahan dan kemudahan. Saya ingin segala sesuatu mudah. Semua ingin hanya dalam satu genggaman. Apapun urusannya bisa selesai dengan mudah dengan berbasiskan data,” kata Ema Sumarna, Bandung, Kamis 16 Februari 2023.

Ema Sumarna menjelaskan, implementasi smart city dalam perspektif pelayanan publik adalah membangun sistem berbasis data yang update. Sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya.

“Kalau sudah terkoneksi antar layanan publik akan memudahkan masyarakat. Misalnya masyarakat sudah tidak perlu melampirkan fotokopi KTP dan lainnya, karena data administrasi kependudukannya sudah teringrasi dengan seluruh layanan,” jelas dia.

“Kalau sistem sudah berjalan baik ini juga akan memotong birokrasi karena sudah satu data,” sambungnya.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk menghindari ego sektoral dan berkolaborasi bersama. Ia sangat berharap berbagai upaya menghadirkan kemudahan pelayanan publik dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

“Kuncinya integrasi, untuk membuat layanan dalam satu genggaman, hak rakyat mendapatkan pelayanan publik prima yang mudah efektif dan efisien. Sehingga nanti ribuan aplikasi teringrasi dapat dirasakan kebermanfaatannya,” ucap dia. ***

Leave a Reply