Ormas Pekat Jabar Geram Banyak Tempat Hiburan Malam di Bandung Nekat Buka Sampai Pagi

Ketua Ormas Pekat Jawa Barat Boyke Luthfiana Syahrir (tengah) bersama anggota Pekat Jawa Barat. (jabarnetwork.com/JBRN)

jabarnetwork.com, Organisasi Masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia  Bersatu (Pekat) Wilayah Jawa Barat geram, banyak pengusaha hiburan malam di Bandung buka sampai larut malam, langgar disiplin protokol kesehatan meski sedang diberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan (PPKM).

“Banyak aduan, keluhan dari masyarakat termasuk temuan kita (Ormas Pekat Jawa Barat), banyak tempat hiburan malam yang ternyata buka sampai subuh (pukul 04.00 WIB). Bahkan tidak sedikit yang buka lebih dari pukul 04.00 WIB,” tutur Ketua Ormas Pekat Jawa Barat Boyke Luthfiana Syahrir, dalam keterangan tertulisnya, Bandung, Sabtu 20 Februari 2021.

Tempat hiburan malam ini sering kucing-kucingan dengan aparat penegak hukum saat operasi penertiban. Modus mereka (pengusaha tempat hiburan malam) ini biasanya pura-pura tutup saat ada operasi penertiban, padahal di dalam buka bahkan penuh tanpa menerapkan protokol kesehatan. Tanpa masker, tanpa menjaga jarak satu sama lain.

“Biasanya malam minggu (hari libur) tempat hiburan malam nekat buka sampai pagi. Padahal Pemda Kota Bandung sudah mengimbau dan menertibkan, tetapi saya lihat pelaku usaha tempat hiburan tetap menghiraukannya, itu sangat disayangkan ditengah usaha pemerintah menekan penularan Covid-19,” kata dia.

Boyke mengaku telah mengantongi nama tempat hiburan malam yang bandel membuka usahanya sampai subuh. Pelaku usaha tempat hiburan malam ini diduga kuat telah melanggar Peraturan Walikota (Perwal) No.4 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Secara Proporsional dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Kita sudah mengantongi 75% nama-nama tempat hiburan malam di Bandung yang masih bandel buka sampai pagi tidak sesuai Perwal tersebut,” ujar dia.

Bakal Melapor ke Aparat

Mengingat banyaknya tempat hiburan malam di Bandung yang nekat buka sampai subuh, tanpa protokol kesehatan dan melanggar Perwal No.4 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Secara Proporsional dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, serta meresahkan masyarakat. Ormas Pekat Jawa Barat berencana akan melaporkan tempat hiburan malam tersebut ke Polwitabes Bandung hingga Polda Jawa Barat.

“Kalau memang tetap saja tak taat Prokes, Perwal No.4 tahun 2021, dan menghiraukan imbauan pemerintah daerah setempat. Kita akan melakukan laporan pengaduan masyarakat ke aparat penegak hukum untuk dimintai keteranga, pemanggilan terhadap dugaan pelanggaran Prokes tersebut,” ucap dia.

Apabila perlu, Pekat Jawa Barat bakal berkoordinasi dengan Pekat pusat dan meminta Mabes Polri untuk menanggapi aduan masyarakat terkait banyaknya tempat hiburan malam di Bandung yang melanggar Prokes dan Perwal No.4 tahun 2021.

“Kita sangat  berharap seluruh pengusaha hiburan malam taat pada jam operasional yang sudah di atur dalam Perwal No.4 tahun 2021, termasuk Prokes-nya,” ujar dia[]

Leave a Reply