Mardani Ali Sera Sebut Tes Wawasan Kebangsaan Hanya Dalih untuk Melemahkan KPK

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera (Foto: Instagram @mardanialisera)

jabarnetwork.com, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera angkat bicara terkait isu pemecatan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dan puluhan pegawai lembaga anti rasuah tersebut.

Menurut Mardani Ali Sera, tes wawasan kebangsaan dalam rangka peralihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut hanyalah dalih dalam rangka pelemahan KPK.

Tak cukup hanya meneror, mengancam hingga menyiram air keras kepada penyidik KPK, pelemahan KPK pun sampai terhadap revisi UU KPK, dan sekarang dengan menyingkirkan penyidik KPK.

“Teror dan pelemahan @KPK_RI di rezim ini kian terang benderang, ada penyidik yang diancam, penyidik yang disiram air keras, revisi UU KPK yang membuat lumpuh pengusutan korupsi sampai ada isu penyingkiran penyidik senior para pemberani KPK dengan dalih tes ASN,” tutur dia dalam cuitannya di Twitter @MardaniAliSera yang dikutip JBN, Bandung, Selasa, 4 Mei 2021.

Kondisi inilah yang membuat dirinya semakin khawatir terhadap lembaga anti rasuah yang semakin dilemahkan, ditengah bentuk korupsi di Indonesia kian semakin rumit dan kompleks.

Jika kondisinya terus seperti ini, sulit Indonesia untuk maju karena korupsi bisa kian merajalela.

“Bentuk korupsi kian hari semakin rumit dan kompleks. Kita perlu KPK yang bertaji sebelum ada revisi UU KPK. Jika kondisinya terus seperti ini, sulit Indonesia untuk maju karena korupsi bisa kian merajalela,” kata dia.

Tes ASN Upaya Menyamakan Identitas bukan Integritas dalam Memberantas Korupsi

Selain itu, Mardani Ali Sera pun menilai tes wawasan kebangsaan atau TWK pegawai ASN  sebagai upaya menyamakan identitas di internal KPK.

Meski begitu, dalam cuitannya Mardani Ali Sera tak memerinci lebih lanjut identitas seperti apa yang dimaksudnya.

Menurut dia, ada upaya menyamakan identitas di tubuh KPK tetapi bukan aspek kapasitas, integritas dalam konteks ini kerja-kerja memberantas korupsi atau penegakkan hukum korupsi.

“Pisau pelemahan KPK melalui revisi UU KPK kian nyata. Pertanyaan aneh dan lucu dalam tes ASN menjadi tanda-tanda usaha menyeragamkan KPK bukan dalam bab kapasitas dan integritas, tapi identitas,” ujar dia.

“Padahal KPK mesti jadi island of integrity, pulau integritas bukan pulau pekerja teknis semata,” keluh Mardani Ali Sera.

Melihat banyaknya upaya pelemahan KPK tersebut, yang teranyar adalah dengan dalih tes wawasan kebangsaan.

Mardani menilai bahwa ada potensi upaya menghabisi Sumber Daya Manusia (SDM) atau pegawai-pegawai KPK yang sudah teruji, dan mau mempertaruhkan nyawa untuk memberantas korupsi di Indonesia.

“Jika hal ini benar, jelas ada potensi SDM KPK yng sudah teruji dan mempertaruhkan nyawanya untuk memberantas korupsi mulai dihabisi,” ucap dia.

“Padahal mereka-merek ini sedang berjuang keras untuk menuntaskan berbagai kasus, seperti korupsi bansos Covid-19, suap Tanjung Balai hingga penyuapan penyidik KPK,” tegas di[]

Leave a Reply