Kran Invesasi Miras Dibuka Jokowi, Publik Pertanyakan Sikap Ma’ruf Amin

Sumber: Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin

jabarnetwork.com, Alih-alih bakal didukung oleh banyak pihak. Kebijakan Presiden Joko Widodo yang membuka izin investasi industri minuman keras atau miras, mulai dari industri kecil hingga skala besar justru menuai banyak kritikan.

Selain dikritik, publik pun mempertanyakan sikap Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin atas kebijakan izin investasi untuk industri minuman keras atau miras di Indonesia.

Salah satunya,  disampaikan oleh Muhammad Said Didu. Dalam cuitannya di twitter dia mengatakan “Bapak Wapres KH Ma’ruf Ami yth, setahu saya bagi Islam miras adalah haram. Saudara kita di Papua menolak miras untuk menyelamatkan warganya. Mohon perkenan bapak  gunakan kekuasaan untuk selamatkan umat di dunia dan akhirat. Semoga Allah memberikan petunjuk kepada bapak.”

Tak hanya Muhammad Said Didu, Tengku Zulkarnain pun turut mengkritik, bahkan mendesak Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin bersikap atas kebijakan tersebut dalam cuitan twitternya.

Desakan tersebut muncul karena Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dianggap mewakili suara dari kelompok umat Islam.

Kepada KH Ma’ruf Amin, mohon perhatian sebagai kiai dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat.”

Sebagai negara ber pancasila tidak pantas cari duit untuk negara pakai cara produksi miras dan jual miras. Negara ini gemah ripah loh jinawi apa sumber duit sudah bangkrut sampai mesti produksi dan jualmiras buat cari duit. Pak KH Ma’ruf Amin tidak malukah? MUI mana suaranya?

“Pak KH Ma’ruf Amin yth, presiden telah buka izin investasi miras dan jual miras sampai kaki lima dengan syarat tertentu. Sebagai wapres dan kiai, bapak bersuaralah karena pak kiai satu paket dan satu tanggungjawab di akhirat kelak. Khawatir nanti akan dibuka pelacuran dan perjudian.” []

Leave a Reply