Kluster Lebaran Muncul di Kab Banjaran 20 Warga Positif Covid-19

jabarnetwork.com, Kepala Desa Tarajusari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Ulia Mulia menyampaikan sebanyak 20 warga yang berasal dari 4 RW di wilayahnya terkonfirmasi terpapar Covid-19.

Diketahui 20 warga yang positif Covid-19 tersebut diduga kuat terpapar saat merayakan lebaran.

“Warga yang terpapar positif Covid-19 teridentifikasi setelah lebaran,” tutur dia, Bandung, Selasa 25 Mei 2021.

Menurut Ulia Mulia, berdasarkan hasil tes swab antigen ada 20 orang yang terkonfirmasi Covid-19. Dua puluh (20) orang ini dari 4 RW yakni, RW9, 8, 4 dan RW 5 Desa Tarajusari.

Setelah melakukan penelusuran, diketahui 20 orang warga tersebut tidak mudik. Sehingga dugaan awal mereka yang terpapar Covid-19 sangat mungkin saat merayakan lebaran kemarin.

“Belum diketahui pasti awal penyebarannya, kini kita sedang menelusuri dari mana awal penyebaran Covid-19. Warga tidak ada yang mudik, dimana penyebarannya,” kata dia.

Mengingat selama sebelum lebaran  pun tidak ada warganya yang terpapar Covid-19.

Sebagai antisipasi meluasnya penyebaran kluster lebaran ke daerah lain. Saat ini 20 warga yag positif Covid-19 tengah melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

“Kami mengumpulkan Ketua RT dan RW serta Kader untuk melakukan komunikasi dan kordinasi terkait adanya masyarakat yang terpapar Covid-19,” jelas dia.

Selain itu, pihaknya pun masih terus melakukan penelusuran atau tracing untuk mengetahui asal muasal penularan.

“Kami saat ini masih terus berkoordinasi dengan pemerintah tingkat kecamatan, polsek, koramil dan puskesmas,” ujar dia.

Untuk keputusan lockdown tambah dia, sampai saat ini belum bisa memutuskan langkah tersebut. Lantaran keputusan tersebut harus dikoordinasikan terlebih dahulu.

“Belum mengambil langkah lockdown. Kami akan terus berkomunikasi dan koordinasi dengan puskesmas, Satgas Covid-19 tingkat kecamatan untuk lebih lanjutnya,” tambah dia.

Diakhir, Ulia Mulia pun mengimbau warganya untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

“Jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, hindari berkerumun, jangan mudik, jangan halal bihalal, silaturahmi dulu,” imbau dia mengakhiri[]

Leave a Reply