Kisruh TAP, Fraksi Demokrat Jabar Minta Ridwan Kamil Tiru Ahok

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat Sugianto Nanggolah (Foto:jbrn)

jabarnetwork.com, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat Sugianto Nanggolah meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meniru Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam mempekerjakan terutama menggaji Tim Akselarasi Pembangunan (TAP) yang tidak membebankan APBD Provinsi Jawa Barat.

“Seharusnya gaji TAP itu diambil langsung dari anggaran operasional-nya gubernur, diambil dari anggaran operasionalnya Ridwan Kamil bukan dari APBD. Seperti yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Ahok yang menggaji Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan atau TGUPP-nya langsung dari duit operasionalnya bukan dari APBD DKI Jakarta, jadi tidak membebani APBD,” tutur dia, Bandung, Jumat 9 April 2021.

Menurut Sugianto, anggaran untuk gaji TAP bentukan Ridwan Kamil yang mencapai Rp2,3 miliar dinilai besar dan tidak tepat karena jadi beban APBD Jawa Barat. Selain itu, TAP bentukan Ridwan Kamil pun lanjut dia mengatakan, sebenarnya tidak berhak atau tidak layak mendapatkan gaji dari APBD karena bukan PNS. Berbeda kalau TAP itu dari kelompok PNS eselon II, sesuai regulasi yang ada itu memang berhak mendapatkan gaji atau honorium yang bersumber dari APBD.

Disamping itu, Kepgub yang menjadi landasan gaji (termasuk pembentukan TAP) pun sebenarnya tidak bisa menjadi dasar adanya hak keuangan atau gaji yang diambil dari APBD untuk anggota TAP tersebut.

“Jujur saya kaget dengan besaran anggaran ini (TAP) yang mencapai Rp2,3 miliar.  Apalagi gaji TAP ini dibebankan ke APBD masuk ke pagu anggaran (dalam program), ini sangat tidak tepat,” ucap dia.

Ia berjanji akan menindaklanjuti ihwal TAP, terutama gaji yang dibebankan ke APBD Provinsi Jawa Barat.

“Yang jelas akan saya tindak lanjuti, saya akan menanyakan kepada Biro Umum dan dinas terkait,” tegas dia[]

Leave a Reply