Kerap Minta THR ke Narasumber, Dewan Pers Buat Surat Imbauan

(Foto: Pixabay.com Alexa_Fotos)

jabarnetwork.com, Dewan Pers mengeluarkan surat imbauan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021.

Dalam surat tersebut, Dewan Pers mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melayani permintaan Tunjangan Hari Raya (THR), permintaan barang, permintaan sumbangan dalam bentuk apapun yang mungkin diajukan oleh yang mengatasnamakan media.

Baik dari organisasi pers, perusahaan pers, maupun organisasi wartawan.

Hal ini untuk menghindari penipuan dan penyalahgunaan profesi wartawan oleh para oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan, organisasi wartawan, organisasi perusahaan pers, ataupun media.

Dalam surat yang ditandatangani oleh  Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh. Sikap Dewan Pers tersebut dilandasi sikap moral dan etika profesi dalam menjaga kepercayaan publik

“Dan menegakan integritas serta menjunjung tinggi nilai nilai profesionalisme kewartawanan,” tutur Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh seperti dilansir, jbn  dari dewanpers.or.id, Jakarta, Jumat 30 April 2021.

Selain itu, untuk mendukung upaya pemberantasan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Dewan Pers tidak bisa menolerir adanya praktek buruk dimana wartawan, perusahaan pers, atau organisasi wartawan yang semakin banyak bermunculan pada saat ini meminta-minta sumbangan, bingkisan ataupun THR.

Pemberian THR kepada wartawan adalah menjadi kewajiban setiap perusahaan pers kepada pegawai atau wartawannya.

Bila ada oknum wartawan yang mengaku dari media ataupun sebuah organisasi wartawan dan melakukan tindakan tersebut  wajib untuk menolaknya.

Apabila mereka meminta dengan cara memaksa, memeras, dan atau bahkan mengancam, sebaiknya mencatat identitas atau nomor telepon atau alamat mereka dan melaporkannya ke kantor polisi terdekat.

Selain itu, bisa melaporkannya kepada Dewan Pers melalui saluran komunikasi dan koordinasi lebih lanjut melalui Wakil Ketua Dewan Per,  Hendry CH. Bangun di nomor 0811-103-096, dan Agung Dharmajaya sebagai  Anggota Dewan Pers di nomor 0811-812-099.

Dewan Pers pun tidak mengijinkan Konstiuen Dewan Pers untuk melakukan hal yang serupa.

Hal ini dalam rangka menjaga integritas wartawan Indonesia , dan menjaga kemerdekaan pers dari pengaruh negatif oknum yang mengatasnamakan media atau wartawan, serta dalam rangka meningkatkan mutu kehidupan pers nasional.

Dewan Pers sekali lagi mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melayani permintaan THR, bingkisan, atau sumbangan terkait Hari Raya Idul Fitri 1442 H dari pihak-pihak yang mengaku sebagai konstituen Dewan Pers.

Untuk diketahui organisasi perusahaan pers dan organisasi wartawan yang telah terverifikasi serta menjadi konstituen Dewan Pers diantaranya;

1. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),

2. Aliansi Jurnalis Independen (AJI),

 3. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI),

4. Perusahaan Radio Siaran Swata Nasional Indonesia (PRSSNI),

5. Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI),

6. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI),

7. Serikat Perusahaan Pers (SPS),

8. Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

9. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)

10.Pewarta Foto Indonesia (PFI) []

Leave a Reply