Kematian Anak Akibat Covid-19 Tinggi, IDI Ingatkan Perkuat Imunitas


Head of Medical Kalbe Nutritionals dr. Muliaman Mansyur (kiri) bersama moderator saat acara Press Conference daring, Jakarta Kamis 25 Maret 2021. (Foto: tangkapan layar).

jabarnetwork.com, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Daeng M Faqih mengingatkan pentingnya menjaga dan memperkuat imunitas anak agar tidak mudah terpapar Covid-19.

“Anak menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar Covid-19 karena banyak hal. Salah satunya, penerapan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) yang sangat sulit dilakukan, tak seperti kelompok orang dewasa,” tutur dia dalam Press Conference daring, Jakarta Kamis 25 Maret 2021.

Penguatan daya tahan tubuh atau imunitas anak tersebut penting dilakukan. Mengingat selama 2020,  jumlah anak yang terpapar Covid-19 cukup tinggi, Kurang lebih mencapai 37.218 kasus, sekitar 208 anak diantaranya meninggal dunia.

Walaupun persentase anak yang terpapar Covid-19 hanya 10% dari jumlah kasus nasional, dan hanya kasus kematian anak akibat Covid-19 hanya 1% dari jumlah kematian orang dewasa, tetapi jumlah tersebut dinilai tertinggi dibandingkan dengan negara lainnya.

“Apalagi di Indonesia, kondisi ini (tingginya kasus dan angka kematian anak akibat Covid-19) diperparah dengan komorbid (penyakit penyerta) pada anak. Anak yang terpapar dan meninggal akibat Covid-19 banyak disertai dengan comorbid-nya seperti pneumonia, gangguan nutrisi dan masalah pencernaan,” kata dia.

Oleh sebab itu, sangat penting menjaga dan memperkuat daya tahan atau imunitas anak ditengah pandemi Covid-19.

Bagaimana Memperkuat Imunitas Anak

Masih menurut dr. Daeng, strategi memperkuat imunitas anak salah satunya asupan nutrisi yang baik ditambah pola pengasuhan di keluarga. Sistem kekebalan tubuh atau imunitas ini erat kaitannya dengan saluran pencernaan. Apabila saluran pencernaan anak baik sangat memungkinkan penyerapan nutrisi dalam tubuh pun bisa dilakukan dengan baik.

“Yang pada akhirnya membuat daya tahan atau imunitas tubuh (anak) menjadi lebih baik,” kata dia.

Oleh karena itu tambah dia, sangat penting menjaga asupan nutrisi untuk anak. Pola makan seimbang yang terdiri dari nutrisi makro (karbohidrat,protein, lemak), dan nutrisi mikro (vitamin dan mineral) dikombinasikan dengan pola hidup bersih dan sehat atau PHBS. Seperti rajin mencuci tangan, menghindari keramaian, memakai masker, tidur cukup, tetap beraktivitas fisik, tidak stres dinilai paling ampuh membantu memperkuat imunitas bagi anak dan dewasa.

“Para orang tua dan anggota keluarga perlu memperhatikan dengan benar-benar pemenuhan nutrisi dan aktivitas anak sehari-hari,” tambah dia.

Ditempat yang sama, Head of Medical Kalbe Nutritionals dr. Muliaman Mansyur menambahkan, asupan nutrisi selain memberikan pola makan seimbang yang terdiri nutrisi makro, dan mikro. Orang tua pun dianjurkan memberikan nutrisi tambahan untuk memperkuat imunitas atau daya tahan tubuh anak. Nutrisi tambahan yang bisa diberikan berupa susu, sayuran atau buah-buahan. Nutrisi tambahan ini sangat diperlukan untuk mendukung saluran pencernaan lebih sehat.

“Agar bakteri baik yang ada di dalamnya bisa membentuk daya tahan tubuh (imunitas) yang lebih optimal,” tambah dia.

Selain itu, sebaiknya anak pun diberikan nutrisi yang mengandung serat pangan inulin karena serat pangan inulin ini salah satu jenis prebiotik yang tinggi serat dan rendah kalori, serta dapat menjadi pilihan nutrisi yang bermanfaat bagi saluran pencernaan anak[]

Leave a Reply