Kasus Suap Indramayu, 2 Politisi Golkar Ditetapkan Jadi Tersangka?

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri.

jabarnetwork.com, Viral kabar dua politisi asal Partai Golkar disebut-sebut akan ditetapkan menjadi tersangka baru dalam kasus dugaan suap bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017 sampai 2019.

Dua politisi asal Partai Golkar tersebut yakni ABS atau Ade Barkah Surahman yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua DPRD Jabar periode 2019-2024. Kemudian SAT atau Siti Aisyah Tuti Handayani yang merupakan mantan anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golkar periode 2014-2019.

Menanggapi kabar tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengaku belum bisa menyampaikan tersangka (baru) termasuk kronologis kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017-2019. Sebab, pengumuman tersangka (baru) akan dilakukan saat penangkapan dan atau penahanan telah dilakukan terhadap para tersangka.

“Kami saat ini belum dapat menyampaikan kronologis kasus dan tersangkanya. Saat ini KPK sedang melakukan kegiatan pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017-2019,” tutur dia saat dihubungi dari Bandung, Senin 22 Maret 2021.

KPK lanjut Ali mengatakan, memastikan akan terus menyampaikan perkembangan informasi terkait penanganan perkara ini, dan KPK pun berharap masyarakat ikut berpartisipasi untuk turut mengawal setiap proses kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017-2019.

Saat ditanya kembali oleh jbrn apakah kabar dua politisi asal Golkar tersebut hoaks atau memang betul akan ditetapkan sebagai tersangka. Ali Fikri tidak menjawab lebih lanjut sampai berita ini dibuat.

Sebelumnya dua politisi asal Golkar yakni ABS dan SAT santer dikabarkan akan ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus suap Indramayu. Kabar tersebut tengah viral di berbagai media.

Untuk diketahui, ABS atau Ade Barkah Surahman pernah diperiksa KPK sekitar awal Februari 2021 dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017-2019.

Ade Barkah Surahman diperiksa dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat untuk melengkapi berkas penyidikan mantan anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim atau ARM. Dalam hal ini KPK mendalami dugaan kuat duit dari perkara tersebut mengalir ke banyak pihak lainnya tak hanya dinikmati Abdul Rozaq Muslim.

Selain Ade Barkah Surahman, KPK pun pernah memeriksa Siti Aisyah Tuti Handayani atau SAT pada awal 2021. KPK memanggil SAT untuk mendalami aliran duit korupsi dalam perkara tersebut.

Berbeda dengan Ade Barkah Surahman, Siti Aisyah Tuti Handayani  diperiksa bersama anggota DPRD Jabar lainnya yakni, Eryani SUlam, Al Maida Rosa Putra, Dadang Kurniawan, Lina Ruslinawati, Hasbullah Rahmad, Ganiwati[]

Leave a Reply