Jokowi Minta TKDD Jabar 2020 Harus Bermanfaat bagi Warga Jabar

Presiden RI Joko Widodo (kanan).

jabarnetwork.com,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diminta Presiden RI Joko Widodo agar realisasi belanja yang dilakukannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Barat. Terutama manfaat realisasi dari transfer daerah dan dana desa yang diberikan Pemerintah Pusat atau TKDD.

“Saya titip, saya minta jangan hanya send yang diurus tapi (juga) delivered. Artinya, bukan hanya realisasi belanja yang habis tapi dapat barangnya, dapat manfaatnya rakyat. Itu yang terpenting,” imbau Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Selain itu, Ridwan Kamil pun diminta Presiden Joko Widodo bisa bergerak cepat khususnya terkait belanja modal agar bisa memicu pertumbuhan ekonomi lebih awal. Terutamanya, setelah penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi TKDD Tahun 2020.

“Setelah penyerahan ini, saya ingin melihat ada perubahan cara bergerak kita, mindset kita, pola lama yang harus kita tinggalkan. Mulai secepat-cepatnya belanja terutama belanja modal,” kata Joko Widodo.

Joko Widodo pun mengingatkan, belanja APBN bisa men-trigger pertumbuhan ekonomi seawal mungkin. Segera setelah ini lakukan lelang, pelaksanaan Januari sudah dilakukan. Jangan menunggu-nunggu, ini perintah yang harus dilakukan kepala daerah, termasuk para menteri.

“Realisasi belanjanya, harus bisa dirasakan manfaat oleh masyarakat,” tegas Joko Widodo.

Hilangkan Ego Sektoral, Institusi dan Ego Daerah

Disamping itu, Presiden Joko Widodo pun menekankan bahwa pelaksanaan pembagunan negara merupakan kerja besar dan kerja tim dalam rangka membawa kepada tujuan nasional agenda besar negara ini.

“Jadi, jangan sampai ada lagi ego sektoral, ego institusi, ego daerah, sehingga nanti hasilnya besarnya akan kelihatan. Saya minta Pemerintah Pusat, provinsi, kabupaten dan kota betul-betul bekerjasama ,” pinta Joko Widodo.

Adapun mengenai pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Joko Widodoberharap program-program yang bersinggungan dengan pengembangan SDM dilakukan secara serius. Tujuannya agar melahirkan SDM unggul dan berkualitas.

“Bukan hanya dapat sertifikat, tapi juga riil, konkret. SDM kita benar-benar naik atau meningkat bukan hanya sertifikat. Saya akan kontrol bahwa uang untuk (pembangunan) SDM itu benar-benar menetas, benar-benar mencetak skill,” tambahnya.

Leave a Reply