Iti Octavia Jayabaya: Nasib Partai Demokrat Dipimpin Moeldoko Bakal Jadi Partai Boncos

jabarnetwork.com, Ketua DPD Partai Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya menyebutkan nasib Partai Demokrat bakal boncos alias buruk apabila dipimpin oleh  Moedoko, hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumtera Utara.

Sebab menurut Iti, elektabilitas Moeldoko dinilai sangat buruk atau hanya 0%. Masih kalah jauh dibandingkan Agus Harimurti Yudhoyono yang elektabilitasnya sekitar 6-7%. Sehingga, sudah pasti figur Moeldoko akan berpengaruh buruk terhadap elektabilitas partai, atau dengan kata lain bukan menyelamatkan Partai Demokrat tetapi justru sebaliknya.

“Agak lucu kalau Moeldoko ingin selamatkan (menyelamatkan) partai. Selamatkan elektabilitas dirinya sendiri saja bingung, kok mau selamatkan partai,” tutur dia dalam cuitannya di twitter,” Jakarta, Selasa 9 Maret 2021.

Ia pun menilai Partai Demokrat tidak akan maju kalau dipimpin oleh Moeldoko yang elektabilitasnya buruk.  

“AHY elektabilitas 6-7%, Moeldoko elektabilitas 0%. Kalau pakai akal sehat, Partai Demokrat ingin maju, pilih yang elektabilitasnya besar atau yag elektabilitasnya boncos (jelek),” kata dia.

Iti sangat yakin dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Partai berlogo mercy ini akan maju (di Pemilu 2024). Alasannya tak lain karena figur AHY menjadi satu-satunya ketua umum partai oposisi yang elektabilitasnya tertinggi dibandingkan ketua umum partai di luar pemerintah lainnya.

“Bahkan, diantara ketua umum partai lain (oposisi atau koalisi pemerintah) (AHY) hanya di bawah Prabowo,” ujar dia.

Belum lagi lanjut Iti mengatakan, upaya AHY dinilai kongkrit untuk menyelamatkan Partai Demokrat. Mulai dari gerakan nasional Partai Demokrat melawan corona, peduli dan berbagi, membina UMKM dan pembagian wifi gratis.

“Semua dilakukan untuk membantu rakyat, itu kinerja kongkrit Partai Demokrat,” ucap dia.

Oleh sebab itu, ia menolak tegas hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang menunjuk Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, dan akan tetap setia terhadap Ketua Umum Partai Dmeokrat AHY.

“KLB Deli Serdang KLB ilegal. Pelaksanaan KLB hanya dapat dilaksanakan atas permintaan Majelis Partai atau minimal 2/3 jumlah DPD dan ½ jumlah DPC yang disetujui oleh Majelis Partai. Kami selalu mengedepankan AHY,” kata dia[]

Leave a Reply