Hasbullah Rahmad Minta Jalan Rusak Berat Jadi Prioritas Pemprov Jabar

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Hasbullah Rahmad */Instagram @hasbullah_rahmad/

JABARNETWORK|BANDUNG –  Hasbullah Rahmad, Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat lebih memprioritaskan jalan yang rusak berat yang akan diperbaiki di tahun ini.

Hal ini mengingat anggaran perbaikan jalan Provinsi Jawa Barat di 2023terbatas. Pemprov Jawa Barat hanya menganggarkan Rp600 miliar untuk 360 kilometer.

“Saya pikir anggaran untuk perbaikan jalan Rp600 miliar tersebut kecil ya. Anggaran tersebut kecil karena harus dibagi untuk beberapa ruas jalan provinsi yang tersebar di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat,” tutur Hasbullah Rahmad, Bandung, Senin 13 Maret 2023.

Belum lagi kata Hasbullah Rahmad, dari banyaknya jalan yang harus diperbaiki karena beberapa ruas jalan provinsi sudah lama tidak diperbaiki atau peningkatan imbas dari pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19 di beberapa tahun sebelumnya.

“Anggaran segitu itu untuk beberapa ruas jalan yang ada di Jawa Barat, belum banyak jalan yang rusak parah atau sudah melewati batas pemakannya. Jadi harus dikupas dulu baru diganti baru, itu butuh waktu dan dua kali pengerjaan,” ucap dia.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar memetakan ruas jalan mana saja yang dalam kondisi rusak berat, sedang dan kecil.

Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar  diharapkan lebih memprioritaskan jalan yang rusak berat, yang banyak dikeluhkan dan membuat celaka masyarakat.

“Mengingat anggaran terbatas jadi tak semua jalan provinsi Jabar bisa diperbaiki, dalam perencanaannya Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar harus bisa membuat skala prioritas, memprioritaskan jalan yang rusak berat,” harap dia.

Untuk diketahui Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran Rp600 miliar untuk perbaikan jalan untuk 360 kilometer.

Perbaikan jalan akan diprioritaskan untuk jalan yang sebelumnya tidak bisa diperbaiki karena imbas pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19. Diantaranya; ruas jalan dekat dengan pusat kotam sentra ekonomi, pariwisatan. ***

Leave a Reply