Hasbullah Rahmad Dorong Penambahan Jumlah Penerima Rutilahu

Anggota DPRD Jawa Barat asal PAN, Hasbullah Rahmad */Instagram @hasbullah_rahmad/

JABARNETWORK|BANDUNG- Hasbullah Rahmad, anggota DPRD Jawa Barat asal Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mendorong penambahan jumlah penerima program rumah tidak layak huni alias Rutilahu.

Penambahan penerima program Rutilahu tersebut karena masih banyak masyarakat miskin yang belum tersentuk program Rutilahu.

Jumlah penerima program Rutilahu saat ini (2022) dinilai belum ideal. Sehingga Hasbullah Rahmad mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menambah jumlah penerima program Rutilahu di APBD 2023.

“Saya terus mendorong keberadaan program rutilahu bagi warga tidak mampu. Bahkan saya mendorong jumlah penerimanya ditambah,” kata Hasbullah Rahmad, Bandung, Senin, 7 November 2022.

Menurut politisi asal Partai Amanat Nasional, Provinsi Jawa Barat masih menjadi daerah yang jumlah rumah tidak layak huni-nya tinggi. Sementara kuota rumah tidak layak huni yang dianggarkan Pemerintah Provinsi Jabar tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan.

“Perbandingan kebutuhan masyarakat akan rutilahu dengan jumlah penduduk dianggap masih belum cukup ideal,” kata dia.

Oleh karena itu, program rumah tidak layak huni harus ditambah menyesuaikan dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan program tersebut.

“Sejauh ini Pemprov Jabar sudah merehab sebanyak 74 ribu rumah dan insyaallah pada APBD 2023 akan diakomodasi 10 ribu rumah lagi,” ucap dia.

Dalam program APBD 2023, Pemprov Jabar akan merehab sebanyak 83 ribu rutilahu. Meski hal ini belum ideal dari target semula yakni 100 ribu rumah.

“Intinya, program rutilahu ini adalah program yang dinanti masyarakat karena langsung dirasakan mereka. Tujuan kami meluncurkan rutilahu ini adalah memberikan proteksi keamanan dan kesehatan bagi masyarakat yang rumahnya tidak sehat,” tambah dia. ***

Leave a Reply