GGMH Gelar Bakti Sosial, Bantu Sesama Anggota GGMH yang Membutuhkan


Ketua Gerakan Ganyang Mafia Hukum (GGMH) Indonesia Torkis Parlaungan Siregar (kanan) saat memberikan bantuan secara simbolis (Foto:JBN)

jabarnetwork.com, Gerakan Ganyang Mafia Hukum (GGMH) Indonesia menyelenggarakan bakti sosial berupa pembagian bahan pokok kepada masyarakat, anggota GGMH yang membutuhkan.

Selain bakti sosial, GGMH pun menggelar acara buka bersama dengan sesama anggota GGMH dengan tetap disiplin protokol kesehatan.

Menurut Ketua Gerakan Ganyang Mafia Hukum (GGMH) Indonesia Torkis Parlaungan Siregar, acara bakti sosial dan buka bersama ini rutin dilakukan setiap tahun.

Namun, karena tahun ini masih pandemi Covid-19, acara buka puasa bersama dilakukan secara terbatas dengan tetap disiplin protokol kesehatan.

“Iya kita mengundang anggota GGMH, keluarga besar GGMH dan beberapa mitra pendukung GGMH Indonesia. Kami setiap tahun menggelar acara ini. Bakti sosial, dan buka bersama,” tuturnya usai acara Bakti Sosial GGMH Indonesia 2021, Bandung, Minggu 9 Mei 2021.

Tujuan dari acara rutin ini lanjut Torkis mengatakan, sebagai bentuk kepedulian GGMH terhadap anggota GGMH yang membutuhkan.

Sekaligus bersilaturahmi, berbagi pengalaman untuk memperkuat solidaritas antar anggota GGMH.

Termasuk memperkuat solidaritas dalam menyuarakan keadilan, mengawal isu-isu penegakkan hukum yang berkeadilan dan menyuarakan gerakan anti korupsi.

“Kami GGMH akan terus melakukan kerja-kerja melakukan fungsi kontrol, merespon isu-isu publik, mengawasi tata kelola pemerintah agar tercipta pemerintah yang bersih,transparan dan berkeadilan,” kata Torkis.

Pandemi, Prokes dan Kerja-Kerja Pengawasan Korupsi Tetap Penting

Meski pandemi, GGMH tetap akan terus mengawasi tindak korupsi, tata kelola pemerintahan yang adil dan transparan.

Konsisten dalam mengawal penegakkan hukum yang berkeadilan, serta menyuarakan anti korupsi.

“Terutamanya di aspek pencegahan. Tugas kami tersebut tidak akan kendor meski ditengah pandemi Covid-19,” jelas dia.

GGMH pun akan terus konsisten menyosialisasikan nilai-nilai anti korupsi, pentingnya integritas, kerja keras, jujur disiplin dan lain sebagainya baik di lingkungan sekitar, sektor pendidikan formal dan non-formal.

“Hal ini demi Indonesia yang semakin baik, masyarakatnya yang sejahtera, berintegritas dan terpenting tata kelola pemerintahan baik, dan transparan jauh dari kata praktek korupsi,” ujar dia.

Termasuk demi banyaknya kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkeadilan, dan berdampak terhadap hidup masyarakat bukan justru sebalinya, berdampak pada kelompok tertentu.

“Kami juga mohon untuk sesama anak bangsa ini, mari bersama-sama merapatkan barisan, semangat,” ucap dia.

“Tidak boleh diam apalagi hanya menjadi penonton. Buatlah perubahan atau minimal menjadi bagian perubahan menuju Indonesia bersih, bersih dari korupsi,” kata Torkis[]

Leave a Reply