Dapat Segudang Fasilitas, Pejabat di Pemkot Bandung Dilarang Pamer Harta Kekayaan

Wali Kota Bandung Yana Mulyana (kanan) */Humas Pemkot Bandung/

JABARNETWORK|BANDUNG  –Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengimbau seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung tidak memamerkan harta kekayaan yang diperolehnya.

Yana Mulyana mengaku pejabat di lingkungan Pemkot Bandung mendapatkan segudang fasilitas dari pemerintah bersumber dari APBD Kota Bandung.

Namun demikian, menurutnya fasilitas para pejabat di Pemkot Bandung tersebut diberikan pemerintah masih dalam batas tertentu (atau wajar).  Sehingga apabila ada kenaikan jumlah harta kekayaan tidak perlu menjadi permasalahan.

“Memang pejabat itu mendapatkan beragam fasilitas, tapi dalam batas tertentu. Belanja yang biasanya dikeluarkan ya, jadi kita saving (tabung). Saya sering dapat bayaran saat menjadi narasumber. Ada gaji juga. Sekarang saya juga dapat fasilitas. Saya biasanya beli odol, sekarang odolnya disiapkan. Saya juga biasanya beli bensin. Sekarang bensin difasilitasi. Uang itu jadi saving (tabungan) buat saya,” kata Yana Mulyana, Bandung, belum lama ini.

“Naiknya kekayaan yang diperoleh para pejabat selama masih berada di batas tertentu, tidak perlu menjadi permasalahan,”  sambung dia.

Pemerintah Pusat Larang ASN Pamer Harta

Untuk diketahi, pemerintah pusat melalui Kementerian PAN dan RB melarang ASN memamerkan harta kekayaannya.

Larangan yang dikeluarkan Kementerian PAN dan RB tersebut sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo yang secara tegas melarang ASN pamer harta kekayaannya.

Larangan memamerkan harta kekayaan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi tindak korupsi dan perbuatan tidak terpuji dari Aparatur Sipil Negara.

Disamping melarang pamer harta kekayaan, saat ini Kementerian PAN dan RB pun tengah mendorong inspektorat di kementerian atau lembaga untuk segera memperkuat tenaga auditor. ***

Leave a Reply