BK DPRD Jabar Bakal Sanksi Tegas Dewan yang Suka Bolos Rapat

 Ketua BK DPRD Jawa Barat dari PAN, M, Hasbullah  Rahmat.

jabarnetwork.com, Badan Kehormatan (BK) DPRD Jawa Barat berjanji akan sanksi tegas anggota dewan yang suka bolos saat rapat paripurna dan rapat penting lainnya. Sanksi tegas akan diberlakukan demi menjaga marwah  parlemen yang saat ini masih dipersepsikan buruk oleh masyarakat.

“Kita (BK) siap memberikan sanksi atau punishment tegas untuk anggota dewan nakal. Kita justru akan memberikan reward untuk anggota dewan terbaik setiap 1 tahun sekali. Nanti bakal ada BK (Badan Kehormatan) award yang bekerjasama dengan media dan akademisi,” tutur Ketua BK DPRD Jawa Barat dari PAN, Hasbullah Rahmat, Bandung, Sabtu (2/11/2019).

Menurut Hasbullah, dari beberapa pelanggaran saat ini BK DPRD Jawa Barat justru tengah fokus terhadap anggota dewan yang sering bolos atau tanpa memberikan keterangan saat rapat paripurna.

Ia pun berjanji BK pada periode saat ini akan tegas dan berani memberikan sanksi kepada anggota dewan yang melanggar tata tertib DPRD Jawa Barat, termasuk teman-teman sendiri (PAN).

“Saya minta kehadiran tidak dilihat dari absensi diatas semata, tetapi harus hadir secara fisik di ruang rapat paripurna, dan saya berharap tidak ada lagi rapat paripurna yang tidak jadi haya karena tak kourum,” kata dia.

Lebih lanjut Hasbullah menjelaskan, apabila anggota dewan ada yang bolos 3 kali berturut-turut BK tak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas dengan beberapa tahapan. Pertama diberi peringatan 1 sampai 3.

“Apabila tidak diindahkan akan dilaporkan ke fraksinya, kemudian apabila tidak ada itikad baik untuk berubah maka BK akan memberikan sanksi tegas berupa pergantian anggota melalui fraksinya,” jelas Hasbullah.

Adapun mengenai masih banyaknya anggota dewan yang tertidur dan bermain gawai saat rapat paripurna. Hasbullah menilai hal tersebut masih wajar atau manusiawi apabila waktu rapat paripurna terlalu panjang.

Seperti rapat paripurna agenda mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi atas nota pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 yang diselenggarakan kemarin  (1/11/2019) mulai pukul 14.00 sampai 17.40 diakui BK sangat melelahkan.

Iya, saya akui rapat paripurna kemarin itu terlalu panjang. Sehingga, wajar ya ada yang tertidur dan bermain HP. Saya rasa itu bukan pelanggaran berat, kecuali mereka itu buka baju di rapat paripurna,”

Namun demikian, ia berjanji hal tersebut tidak akan terulang lagi. BK DPRD Jawa Barat akan mengimbau kepada semua anggota dewan berupaya tetap fokus dalam menjalankan tugas meskipun melelahkan.

“Bukan berarti sah-sah saja (tidur dan bermain hp) saat rapat paripurna, tetapi masih manuasiwi karena waktunya panjang rapat paripurna (kemarin). Tapi ya, ke depan saya akan imbau agar teman-teman bisa fokus,” ujar Hasbullah.

Leave a Reply