Atalia Praratya Bebas Covid-19, Ia Akui Kena Covid Gara-Gara Ini


Atalia Praratya Ridwan Kamil (Foto:Humas Pemda Provinsi Jawa Barat)

jabarnetwork.com, Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya Ridwan Kamil sudah sembuh dari Covid-19.

Kabar baik tersebut Atalia sampaikan melalui unggahan di Instagram pribadinya @ataliapr.

“Alhamdulillah ya Allah, surat lulus sudah keluar gengs,” tuturnya dalam unggahan di Instagram  @ataliapr yang dilansir JBN, Bandung, Sabtu, 8 Mei 2021.

Dalam unggahannya tersebut, Atalia atau yang populer disebut Ibu Cinta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak.

“Hatur nuhun untuk semua yang saya sayangi, keluarga, para ulama, dokter, sahabat, teman, tim pakuan, akang parkir, teteh seblak, anak-anak yatim, teman-teman disabilitas, relawan, netizen dan semua pihak atas segala perhatiannya,bunganya, makanannya, minumannya, vitaminnya,bukunya,hiburannya,” kata Ibu Cinta.

“Termasuk yang sudah mengirimkan begitu banyak doa untuk saya. Terharu, sayang semua sangat,banget,” ucap dia.

“Semoga Allah membalas kebaikan dan menjauhkan virus ini dari akang dan teteh ya,” harap Atalia.

Diakhir unggahanya Atalia pun mengingatkan semua masyarakat Jawa Barat untuk tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan.

Omat (jangan lupa) janga kasih kendor. Stay safe and healty everyone. Jangan lupa 5 M-nya,” imbau dia.

Kena Covid-19 Gara-Gara Ini

Setelah dinyatakan negatif Covid-19, Atalia menitipkan pesan agar masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Barat tidak menganggap remeh Covid-19.

“Meski gejala yang saya alami termasuk gejala ringan, pengalaman menjadi penyintas Covid-19 sangat menyiksa,” imbau Atalia dalam siaran pers Humas Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang diterima JBN , Bandung, Sabtu, 8 Mei 2021.

Menurut Atalia, dirinya membutuhkan waktu 21 hari untuk bisa sembuh dari Covid-19, sejak dinyatakan positif Covid-19 pada 17 April 2021.

Sebelum mengetahui positif Covid-19 melalui tes usap pada 17 April 2021, lanjut Atalia mengatakan awalnya dirinya merasa pusing kepala.

Pusing kepala yang dirasakan waktu itu pun tidak berbeda engan sakit kepada pada umumnya.

Atalia menyadari, sebelum sakit kepala dirinya sempat kehujanan saat melakukan salah satu kegiatan kala itu.

“Hari pertama saya kaget. Bingung juga ketularan di mana karena memang saya bertemu banyak sekali orang dan masyarakat,” kata Atalia.

Saat itu Atalia berharap teman-teman,dan orang-orang yang berkontak dengannya tidak ada satupun yang tertular.

Setelah merasa sakit kepala, ia pun langsung konsultasi dengan dokter. Hingga akhirnya dokter menyarankan untuk menjalani perawatan dengan isolasi mandiri di Gedung Pakuan.

“Selama menjalani isolasi, berbagai gejala saya alami sampai akhirnya dinyatakan negatif Covid-19 pada Jumat, 7 Mei 2021,” ujar Atalia.

Paska isolasi mandiri, berbagai gejala akhirnya mulai datang kata Atalia. Mulai dari suhu tubuh yang menjadi lebih hangat, penciuman mulai menghilang, kemudian tubuh tiba-tiba menjadi dingin.

“Semua gejala itu silih berganti datang sampai pada akhirnya pulih,” ucap dia.

“Saya tidak merasakan sesak napas. Hal fatal yang tidak saya alami,” ungkap Atalia[]

Leave a Reply