Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, ini yang Dilakukan Pemprov Jabar

Pengetesan Covid-19 bagi warga (Foto: Humas Pemda Jabar)

jabarnetwork.com, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus mempersiapkan antisipasi lonjakan kasus Covid-19 usai libur lebaran.

Sejumlah strategi pun telah disusun secara komprehensif untuk mengansipasi lonjakan kasus, termasuk kemungkinan paling terburuk sekalipun.

“Kita sedang fokus mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 usai lebaran,” tutur Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat Marion Siagian dikutip JBN dalam siaran pers Humas Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat diterima di Bandung, Minggu 30 Mei 2021.

Sama seperti sebelumnya lanjut Marion Siagian mengatakan, antisipasi lonjakan kasus Covid-19 terutama usai lebaran ini diantaranya; penambahan kapasitas rumah sakit.

“Dengan meningkatkan pelayanan ruang isolasi biasa, ruang isolasi bertekananan negatif termasuk peningkatan layanan ICU di banyak rumah sakit,” kata dia.

Disamping itu, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat pun akan menambah rumah sakit darurat dan pusat isolasi pasien Covid-19 yang bergejala ringan.

“Termasuk akan menyiapkan rujukan antar kabupaten atau kota dan antar provinsi,” jelas dia.

Terutamanya juga, strategi yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat adalah menambah alat kesehatan pendukung kesembuhan pasien Covid-19.

“Dan obat-obatan untuk pasien Covid-19. Kami akan menyiapkan juga penambahan tenaga kesehatan untuk melakukan pelayanan pasien Covid-19,” tegas dia.

Termasuk penambah alat pelindung diri (APD), dan bahan habis pakai lainnya yang diperlukan dalam merawat pasien Covid-19.

Meski secara umum Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat siap menghadapi kemungkinan adanya lonjakan kasus Covid-19 usai libur lebaran kemarin.

Namun demikian, pihaknya sangat berharap kondisi lonjakan tersebut tidak terjadi. Agar tidak terjadi, ia pun mengingatkan kembali disiplin protokol kesehatan.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M,” imbau dia.

Sementara itu sebelumnya, kluster keluarga, lebaran mulai bermunculan akhir-akhir ini.

Kurang lebih 20 warga dari 4 RW di Kabupaten Bandung ditemukan terkonfirmasi positif Covid-19.

Lalu, di Kota Bandung dikabarkan mengalami peningkatan kasus Covid-19 sebanyak 439 kasus aktif dan peningkatan kasus Covid-19 lainya di beberapa daerah di Jawa Barat[]

Leave a Reply