16 Ribu Lebih Rumah di Baleendah dan Dayeuhkolot Terendam Banjir


Luapan sungai di salah satu sungai di Jawa Barat (Foto: laporan warga, penggiat sungai, BPBD Kabupaten Bandung)

jabarnetwork.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menyampaikan, sebanyak 16.877 rumah di kawasan Baleendah dan Dayehkolot Kabupaten Bandung telah  terendam banjir .

Menurut Kepala (Plt) BPBD Kabupaten Bandung Ahmad Djohara, banjir yang terjadi di kawasan kawasan Baleendah dan Dayehkolot Kabupaten Bandung akibat peningkatan debit air setelah satu malam terus diguyur hujan tanpa henti.

“Banjir terjadi lantaran debit air meluap, ini karena hujan yang mengguyur kawasan Kabupaten Bandung, Jawa Barat sejak senin malam sampai hari ini (selasa pagi),” tutur dia dalam siaran pers yang diterima JBN, Bandung, Selasa, 25 Mei 2021.

Selain hujan yang terus mengguyur daerah Kabupaten Bandung, dan meluapnya debit air lanjut dia mengatakan, kondisi buruknya drainase di kawasan pemukiman warga Baleendah dan Dayehkolot Kabupaten Bandun pun turut memperparah kondisi.

“Belum lagi meluapnya Sungai Citarum,” keluh dia.

Sehingga memperparah banjir di kawasan tersebut. Untuk ketinggian banjir, ketinggian banjir bervariatif dari satu titik ke titik banjir lainnya.

Ada yang hanya 40 Cm bahkan ada juga yang 1 meter, yang 1 meter yang kondisinya paling parah terendam banjir.

“Dampaknya, banjir mengganggu aktivitas warga karena beberapa ruas jalan utama terendam,” jelas dia.

Dampak Banjir yang Dirasakan Warga Kab Bandung

Tak hanya ruas jalan yang lumpuh, sejumlah pertokoan terpaksa tutup lantaran banjir merendam juga wilayah pertokoan yang ada di Kabupaten Bandung.

Sejauh ini, berdasarkan data yang masuk ke BPBD Kabupaten Bandung selain rumah tinggal warga, pertokoan tempat usaha yang terkena banjir. Fasilitas kesehatan seperti klinik-klinik pun beberapa terendam banjit.

“Sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Bandung terendam banjir,” ujar dia.

Tak hanya menyebabkan aktivitas warga terganggu, banjir ini juga menyebabkan kemacetan di sejumlah titik karena saking banyaknya pengendara yang menghindari banjir terutama untuk di Baleendah.

Kemacetan yang terjadi cukup panjang hingga saat ini.

Diimbau untuk warga yang akan masuk wilayah Kabuaten Bandung khususnya yang akan masuk wilayah Baleendah dan Dayeuhkolot sebaiknya pastikan terlebih dahulu apakah jala sudah dapat dilintasi kendaraan atau tidak.

Beberapa warga di kawasan banjir tersebut lebih banyak arga menggunakan ojek delman, dan  beberapa warga lain harus menembus banjir dengan berjalan kaki.

Untuk diketahui, sejak Senin (24 Mei 2021) sore hingga Selasa (25 Mei 2021) pagi hujan terus mengguyur wilayah Kabupaten Bandung.

Akibatnya 2 kawasan di Kabupaten Bandung terendam banjir, kawasan Baleendah dan Dayeuhkolot.

Mengingat banjir sampai saat ini belum surut, warga diimbau berhati-hati saat melintas kawasan yang terkena banjir[]

Leave a Reply