Kuliah Susah, Jokowi Tawarkan Kartu KIP Kuliah

Calon presiden Joko Widodo saat mengenalkan Kartu KIP Kuliah saat acara Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Perjuangan Kota Bandung, Minggu(10/03/2019)

jabarnetwork.com-Calon presiden petahana Joko Widodo mengenalkan Kartu KIP Kuliah bagi masyarakat yang kurang mampu. Progrma Kartu KIP Kuliah ini dibuat  karena masih banyak masyarakat yang sulit untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang universitas.

“Saya akan mengenalkan Kartu KIP Kuliah. Kenapa kita berikan? Karena saya merasakan sendiri mau sekolah saja sulit, apalagi kuliah lebih sulit lagi. Sehingga, program Kartu KIP Kuliah ini sangat penting bagi anak-anak dari keluarga yang kurang mampu agar bisa kuliah,” tutur Calon presiden petahana, Joko Widodo dalam acara Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Perjuangan Kota Bandung, Minggu(10/03/2019).

Lebih lanjut Jokowi menuturkan, Kartu  KIP Kuliah ini nantinya diterapkan tidak hanya untuk melanjutkan ke universitas dalam negeri tetapi sampai ke luar negeri. Jokowi berjanji, program ini akan dimulai tahun ini karena sejauh ini desain dan mekanismenya sudah siap.

“Ini sudah kita desain dan akan dimulai tahun ini, nantinya kartu ini tidak hanya untuk kuliah di dalam negeri tetapi luar negeri bisa,” jelasnya.

Jokowi menambahkan, Kartu KIP Kuliah ini sebagai salah satu upaya dalam mempersiapkan pembangunan SDM dalam 5 tahun kedepan. Maka dari itu,harus dipersiapkan betul-betul. Pendidikan harus lebih diperhatikan tidak cukup hanya sebatas lulus SMA atau SMK tetapi harus lebih tinggi lagi.

“Program saya ini tak melulu infrastruktur. Setelah infrastruktur baru pembangunan SDM sumber daya manusia,” tambah Jokowi.

Mengapa harus sedini mungkin dipersiapkan? Tanya Jokowi. Indonesia pada 2024 akan masuk ke 4 negara ekonomi terkuat dunia. Dasarnya apa?Tentu pertumbuhan ekonomi yang baik.

“Infrastruktur sebagai pondasi kita kerjakan dengan baik, pembangunan SDM tidak hanya dalam perencanaan tetapi implementasinya juga bisa kita kerjakan dengan baik. Ini akan membawa negara memiliki pondasi yang kuat untuk melompat menjadi sebuah negara yang maju,” tutupnya.

Leave a Reply